SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro- Sedikitnya ada 4.808 lamaran kerja yang diterima 34 perusahaan yang mengikuti Job Fair atau bursa kerja yang dilaksanakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sosial (Disnakertransos) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada pada 17-18 Juni 2014 lalu.
“Kami masih menunggu hasil seleksi karyawan dari masing-masing perusahaan,” kata Kepala Seksi Informasi Pasar, Bursa Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja Disnakertransos Bojonegoro, Sugi Hartono.
Dari jumlah lamaran yang masuk tersebut, lowongan yang tersedia berjumlah 4.056 untuk ditempati karyawan baru. Namun dari 34 perusahaan yang mengikuti Job Fair itu tidak ada satupun yang bergerak di bidang migas. Padahal di Bojonegoro sendiri banyak kontraktor kontrak kerja sama (K3S) maupun rekanannya sedang dan akan melakukan eksplorasi dan eksploitasi.
Misalnya, operator migas Blok Cepu, Mobil Cepu Limited (MCL), operator Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina-PetroChina East Java (JOB P-PEJ), Operator migas Tiung Biru, Pertamina EP Asset 4, Operator Unitisasi Lapangan Gas Jambaran – TBR (J-TB), Pertamina  EP Cepu. Kemudian PT. Sele Raya Energi (SRE) yang akan melakukan seismik Blok Blora.
“Kami sudah mengajak mereka ikut serta, tapi belum ada kebutuhan katanya,” imbuh Sugi.
Sugi mengaku, ada 80 perusahaan lokal yang terdata  di Disnakertransos. Namun baru 19 perusahaan yang bergabung dalam Job Fair.
“Tahun depan kita harapkan semua perusahaan bisa ikut serta dalam memberi kontribusi pada putra daerah,†pungkas dia.(rien)