SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan-Empat orang yang mengaku petugas dari sebuah perusahaan konsultan Pertamina mendatangi rumah warga door to door di Desa Moropelang, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Selasa (24/6/2014), untuk memberikan penyuluhan penggunaan kompor elpiji yang baik dan benar agar terhindar dari bahaya ledakan tabung gas elpiji.
“Kami petugas dari Konsultan elpiji Pertamina untuk memeriksa tabung elpiji warga sekaligus memberikan penyuluhan, “ kata seorang petugas bertubuh gemuk.
Ketika ditanya nama perusahaan atau konsultan lelaki tersebut tidak menyebutkan. Hanya perusahaannya merupakan bagian dari Pertamina.
Petugas tersebut kemudian memeriksa elpiji ke dapur rumah warga. Dirinya memastikan jika tabung elpiji yang digunakan salah satu warga bernama Luluk merupakan produk asli dan bukan bajakan.
“Ciri-ciri tabung elpiji asli diantaranya ada ukiran timbul diatas badan tabung elpiji lambang pertamina, selain itu ada tulisan tanggal kadaluarsa pemakaian tabung, “ terangnya lagi.
Seringnya terjadi ledakan tabung elpiji menurutnya karena kesalahan dari cara penggunaan elpiji dan tabung elpiji yang bukan produk Pertamina.
Menurutnya, selama ini sosialisasi tentang tabung elpiji yang asli dan cara penggunaan tabung gas elpiji yang baik dan benar rutin dilakukan setahun sekali dimasyarakat.
Warga yang dikunjungi empat petugas tadi mengatakan tidak tahu apakah mereka petugas resmi atau sales yang ingin menjual produk tabung elpiji atau peralatan elpiji.
“Mereka datang mengecek tabung elpiji dan memberikan penjelasan tentang tabung elpiji yang asli dan palsu. Tapi selagi niat mereka baik ya saya terima dengan baik mas,“ ujar warga lainnya Kaslan.(tok)