SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro-Forum Komunikasi Masyarakat Banyuurip – Jambaran (Forkomas Ba-Ja) mendukung rencana pembentukan forum kepala desa (Kades) sekitar proyek Lapangan Banyuurip, Blok Cepu di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang disuarakan para kades belum lama ini.Â
“Sebuah ide bagus,” kata Ketua Forkomas-Baja, Parmani kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (28/6/2014).
Kendati begitu, Parmani memberikan beberapa catatan khusus sebelum forum tersebut terbentuk. Tokoh masyarakat lokal itu berpendapat, hendaknya yang perlu dipikirkan matang-matang adalah tujuan yang diinginkan. Dia berharap forum yang kemungkinan besar akan berisikan anggota kepala desa baru di sekitar proyek jangan berlandaskan dendam politik pemilihan kepala desa (pilkades).
“Jangan sampai ada motif seperti tersebut,” ujarnya.
Selain itu, forum tersebut jangan hanya bermotif bisnis pribadi seperti forum yang telah ada sebelumnya. Yakni Forum15 Kepala Desa Sekitar Banyuurip. Parmani tidak dapat menampik kemungkinan jika dibentuknya wadah tersebut tidak lepas dari motif bisnis.
“Kalau begitu tidak ada bedanya dengan yang dulu,”ucapnya
Meski demikian, menurut dia, diharapkan wadah tersebut harus bisa merangkul semua elemen masyarakat sekitar. Terlebih sebelumnya di sekitar Banyuurip juga telah terbentuk wadah – wadah bagi masyarakat lokal yang sekarang banyak menjadi pengusaha lokal.
Parmani menambahkan, dari sisi tantangan pihaknya mengapresiasi bilamana forum tersebut berjuang mencari solusi kondisi sosial pasca rampungnya proyek pengerjaan Banyuurip, Blok Cepu.Â
Diberitakan suarabanyuurip.com sebelumnya, wacana dibentuknya forum kepala desa sekitar proyek Banyuurip sempat mengemuka. Alasannya, forum kepala desa yang dulu diikuti dari kecamatan Ngasem dan Kalitidu.Sedangkan saat ini telah dibawah naungan teritorial Kecamatan Gayam, sebagai bentuk pemekaran menjadi kecamatan baru.(roz)