SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Hampir 50 persen anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tuban, Jawa Timur, tidak hadir dalam rapat paripurna yang digelar siang tadi, Kamis (3/7/2014).
Hal itu, menurut Badan Kehormatan (BK) DPRD Tuban, Rudi Hatiyoto, sepatutnya tidak terjadi. Pasalnya dalam rapat paripurna kali ini, merupakan bagian penting untuk kinerja eksekutif selanjutnya. Dimana dalam paripurna siang tadi, agendanya adalah penyampaian jawaban dari Pemkab Tuban untuk beberapa pertanyaan yang dilontarkan sejumlah fraksi dalam paripurna sebelumnya.
Terlebih Rudi melihat, anggota dewan yang absen kebanyakan tidak terpilih kembali untuk periode ke depan. Untuk itu, menjelang jabatan yang kurang beberapa bulan lagi hendaknya membuat citra yang baik di masyarakat.
“Jabatan kurang dua bulan, marilah kita bikin citra yang baik di tengah masyarakat,†kata Rudi.
Diketahui, rapat paripurna siang tadi beragendakan jawaban terhadap laporan Badan Anggaran (Banggar) dan pandangan umu fraksi tentang Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2013 kemarin.
Dalam absensi, terlihat ada 23 wakil rakyat dari jumlah total 50 kursi yang tidak hadir dalam sidang. Salah satunya adalah Ketua DPRD Tuban, Kristiawan, yang beralasan tengah berkepentingan di luar kota sehingga sidang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Tuban, Sa’dun Nai.(edp)