Sumur Tua Kadewan Telan Korban

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Salah satu penambang sumur tradisional di sumur tua Kedewan, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tewas seketika saat tali seling yang digunakan untuk menarik timba berisi minyak lepas dari katrolnya.

Sekretaris Desa Kawengan, Kecamatan Kedewan, Kacung Setiono, mengungkapkan, peristiwa yang terjadi pada, Rabu (2/6/2014), itu dengan korban yang diketahui bernama, Yoyon (34), warga Desa Kawengan. Dia sempat dirawat di Puskesmas terdekat namun nyawanya tidak terselamatkan.  

“Tali seling yang lepas itu mengenai dada korban,” ujarnya kepada SuaraBanyuurip.com saat meninjau lokasi.

Dia menjelaskan, tidak semua orang mengetahui kejadian tersebut, bahkan para penambang lainnya tidak ada yang melapor. Setelah kematian korban terungkap, barulah teman-teman penambqang menceritakan kronologinya.

Sementara itu, Kepala Badan Lingkungan Hidup Bojonegoro, Tedjo Sukmono, menyatakan, belum mendapatkan jawaban baik dari Pertamina EP Asset 4 selaku pemegang WKP, Geo Cepu Indonesia sebagai KSO Pertamina EP Asset 4 yang memegang pengoperasian sumur tua, serta KUD Usaha Jaya Bersama yang mengkoordinir para penambang.

Baca Juga :   Lapangan Cendana Bisa Dijangkau dari Tiga Akses

“Kami masih meninjau lokasi bersama tim Pemkab lainnya,” ujarnya singkat.

Pantauan di lapangan sumur tua yang bernama HZ O2 yang memakan korban tersebut merupakan sumur peninggalan Belanda, dan sudah lama tidak dipergunakan Pertamina EP Asset 4. Oleh kelompok penambang liar diaktifkan kembali menggunakan alat sederhana.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *