Minta Naker Lokal Diutamakan

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora – Rencana Eksplorasi Migas di lapangan Alas Dara Kemuning (ADK), Blok Cepu oleh Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu ADK mulai mendapat perhatian Pemerintah Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Salah satunya masalah pelibatan tenaga  kerja (Naker) lokal karena Sambong sebagai salah satu wilayah yang akan menjadi lokasi pemboran.

“Bagaimanapun juga, nanti tenaga kerja lokal harus mendapat perhatian utama,” tegas Camat Sambong, Sudharmono kepada suarabanyuurip.com, Jum’at (4/7/2014).

Sudarmono menambahkan, pihaknya sudah memberikan intruksi kepada kepala desa untuk melakukan pendataan jumlah warga usia produktif untuk tenaga kerja lokal baik skill maupun non skil. “Sementara ini kami sudah menghimbau Kepala Desa untuk melakukan pendataan sementara tenaga kerja lokal,” ujjar dia mengungkapkkan.

Namun demikian tenaga kerja yang berasal dari Sambong diperkirakan akan melebihi kuota yang ditentukan. Pasalnya, menurut Sudarmono, daerah setempat hanya diberi kuota 30 persen karena hanya ada dua sumur di Kecamatan Sambong yang akan dieksplorasi ulang.

“Kecamatan Sambong 30 persen, Kecamatan Jiken 30 persen dan Kecamatan Jepon 20 persen,” katanya.

Baca Juga :   Pemerintah Resmi Menetapkan Penerapan B40, Hemat Devisa Rp25 Triliun 

Sebagaimana diketahui, Lapangan ADK yang akan di eksplorasi ulang ada 5 titik yang terseber di Kecamatan Sambong 2 titik, Kecamatan Jiken 2 titik dan Kecamatan Jepon 1 titik. (ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *