SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – PT Banyubang Blora Energi (BBE) akan segera melakukan operasi di Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) Banyubang, di Desa Perantakan, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa tengah. Di sana anak perusahaan dari BUMD Blora, PT Blora Patra Energi, ini akan mengoperasikan 5 sumur bekas pengelolaan Pertamina. Â
General Manajer PT BBE, Muhammad Damsuki, menjelaskan, proyek di Banyubang mencapai 36 kilometer persegi, yang meliputi tiga wilayah kecamatan.  Yakni, Kecamatan Jiken, Jepon, dan Kecamatan Bogorejo.
Dia katakan, sumur yang akan dikerjakan pertama di tahun 2014 adalah sumur BNG-P1, Â dan BNG-P3Â yang letaknya di daerah cluster perantakan. Â Dia perkirakan di tahun pertama produksi bisa mencapai 50 barel perhari.
“Kalau dua sumur berarti ada 100 barel per hari,†jelasnya.
Jika pada bulan agustus semua tahapan bisa terlaksana tepat waktu, PT BBE berkomitmen tahun pertama bisa work over pada bulan September. Selanjutnya produksi bisa dilalakukan pada bulan Oktober.
Sementara itu, Bupati Blora, Djoko Nugroho berharap proyek yang akan dilaksanakan bisa berjalan lancar. “Semoga sukses semua proyek perminyakan yang ada di Kabupaten Blora,†harap Djoko Nugroho. (ams)