SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Pedagang takjil yang ada di Rest Area di Jalan Re Martadinata, Kabupaten Tuban, Jawa Timur akan disterilkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban.
Hal ini menyusul adanya persiapan menjelang arus mudik, dan arus balik. yang akan berlangsung tidak kurang dari satu minggu lagi.
Kepala Dinas Perekonomian dan Pariwisata Tuban, Farid Achmadi, Sabtu (19/7/2014), menyebut tidak ada permasalahan antara Pemkab Tuban dengan pedagang takjil yang akan dilarang pedagang. Sudah ada perjanjian sebelumnya, bahwa pedagang takjil akan berdagang maksimal sampai tanggal 25 Juli 2014 mendatang.
“Selanjutnya akan disterilkan, kecuali yang sudah terdaftar,†jelas Farid Achmadi.
Farid mengaku, saat ini akan pihaknya akan melakukan penyeleksian kembali pedagang yang akan berjualan di sana. Mereka akan berjualan aneka makanan, dan souvenir di rest area serta akan menempati kios-kios yang sudah disediakan.
Selain itu, beberapa perlengkapan, dan fasilitas juga sudah mulai disiapkan. Guna menyambut para pemudik yang diharapkan dapat tertarik, dan singgah di lokasi bekas terminal bus lama tersebut.
“Lokasi sudah kita bersihkan, dan beberapa fasilitas seperti kamar mandi dan musholla juga akan dipersiapkan,†kata Farid.
Kendati demikian, menurut Farid, masih ada ganjalan pada pedagang yang mengisi lokasi Dom, atau sentra pedagang di sana. Di mana lokasi yang rencananya diperuntukkan untuk souvenir, pakaian, dan cindera mata khas Tuban tersebut dimungkinkan belum terisi maksimal. Dikarenakan kapasitas pedagang masih minim. Rencananya, di lokasi Dom ini akan dipergunakan sistem satu kasir.
“Kita berharap teman-teman pedagang tahan banting dan mau bersabar, supaya rest area ini kelak akan berjalan maksimal,†kata Farid. (edp)