Tripatra Kembali Gelar Pengobatan Gratis

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Kontraktor proyek Engineering Procurement and Construction (EPC)-1  Banyuurip, PT Tripatra – Samsung, kembali menggelar pelayanan kesehatan kepada warga lanjut usia (Lansia), dan Balita di sekitar ladang migas Banyuurip, Blok Cepu.

Kali ini program peduli kesehatan dilakukan di Desa Rringintunggal, Kecamatan Gayam, Bojonegoro, Jawa-Timur, sabtu (19/07/2014).

Community Affairs PT Tripatra Engineers & Constructors, Budi Karyawan, melalui Edi Purwanto, Socioeconomi SPV EPC-1 Banyuurip Project, mengatakan, program rutin peduli kesehatan Lansia dan Balita yang dilakukan di Desa Ringintunggal ini dimulai sejak jam 09.00 WIB hingga jam 13.00 WIB.

“Program peduli kesehatan kepada lansia dan belita ini akan terus dilakukan oleh Tripatra hingga selesai pengerjaan yang ditanganinya, Mas. Hanya saja, dilakukan secara bertahap, dan giliran,” kata Edi Purwanto kepada Suarabanyuurip.com, Sabtu (19/07/2014).

Dijelaskan, ada sekitar 73 pasien warga Ringintunggal yang berobat. Dalam kegiatannya, Tripatra bekerja sama dengan Puskesmas Gayam, Bidan Desa, dan perangkat desa. 

“Masih seperti biasanya, mayoritas keluhan yang dirasakan adalah sakit pegel-pegel, adem panas, dan kepala pusing. Sedangkan untuk balitanya diberikan vitamin untuk anak,  bubur kacang hijau, dan susu,” jelasnya.

Baca Juga :   PPIP Tahap Tiga Capai Target

Ditambahkan, sejak awal dilakukan pelayanan kesehatan September 2012 hingga saat ini total keseluruhan sebanyak 9.000 pasien lebih yang sudah mendapatkan pelayanan kesehatan dari Tripatra.

“Jumlah tersebut belum termasuk fasien yang saat ini, Mas. Peduli kesehatan ini merupakan program dari corporate social rensponsibility (CSR), dan akan terus dilakukan hingga selesai pekerjaan Tripatra,” imbuhnya.

Warga Ringintunggal, Sukadi, mengaku, sangat bermanfaat bagi warga. Karena, dapat meringankan beban yang dialami bagi warga. Utamanya kaum lansia.

“Keluhan saya adalah adem panas, pegel linu,” aku Sukadi saat ditemui seusai berobat.

“Alhamdulillah dengan adanya program pelayanan kesehatan yang dilakukan Tripatra sakit pegel linu dan mata kabur yang saya alami sejak satu tahun lalu dan sekarang kambuh lagi ini bisa terobati,” sambung Sukinah warga Ringintunggal lainnya. (sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *