Hingga Juli, Remitansi Capai Rp 17,9 M

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan-Remitansi atau transaksi pengiriman uang dari luar negeri yang biasanya digunakan sebagai sarana transaksi oleh tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Lamongan, Jawa Timur sampai dengan akhir Juli  tahun 2014 ini mencapai Rp 17.985.845.812. Jumlah itu berasal dari 5.285 transaksi yang dikirmkan melalui PT POS Indonesia Cabang Lamongan.

“Itu tidak termasuk transaksi melalui penyedia jasa lainnya. Sehingga jumlahnya dipastikan lebih dari itu,“ kata Manajer Pelayanan pada PT POS Indonesia Cabang Lamongan, Supardiyono dikonfirmasi melalui Kepala Bagian Humas dan Infokom, Mohammad Zamroni kepada suaraBanyuurip.com, Senin (21/7/2014).

Disebutkan, khusus untuk Bulan Juli, sampai dengan 21 Juli ini, remitansi yang masuk mencapai Rp 2.052.559.865 dari sebanyak 575 transaksi. Jumlah transaksi tersebut dipastikan masih akan bertambah, terutama menjelang Idul Fitri nanti.

Transaksi remitansi di PT POS Indonesia Cabang Lamongan sendiri cukup stabil setiap bulannya, yakni diangka rat-rata Rp 2,5 miliar. Transaksi tertinggi terjadi pada Januari, yakni sebanyak 859 transaksi senilai Rp 2.907.015.757. Kemudian di bulan Februari, tercatat remitansi yang masuk mencapai Rp 2.821.421.119 dari sebanyak 772 transaksi. Sedangkan di bulan Maret, dari sebanyak 744 transaksi, remitansi yang masuk tercatat mencapai Rp 2.420.037.010.

Baca Juga :   81 Pengendara Terjaring Operasi Zebra Semeru di Hari Pertama

Selanjutnya di bulan April ada kenaikan jumlah transaksi menjadi 765 dengan nilai Rp2.463.789.973. Sementara pada Mei, naik lagi menjadi 782 transaksi senilai Rp 2.669.787.624,  dan selama Bulan Juni remitansi mencapai Rp 2.651.234.464 dari sebanyak 788 transaksi.

 Salah satu warga Keyongan, Kecamatan Babat, Rusmini yang suaminya bekerja menjadi TKI di Malaysia mengaku baru mendapat kiriman uang dari suaminya seminggu lalu.

“Ambilnya di Kantor Pos Babat Pak. Uangnya untuk kebutuhan lebaran. Sisanya dicelengi (tabung),” ujar wanita yang sudah lima tahun ditinggal bekerja suaminya sebagai TKI itu. (tok)      

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *