SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Transaksi di sejumlah pertokoan emas di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, meningkat menjelang lebaran Idul Fitri 1435 Hijriah. Sebagian besar pengunjung yang datang bukan ingin membeli emas, namun menjualnya untuk kebutuhan lebaran.
Pantauan suarabanyuurip.com, kompleks pertokoan emas, yang terletak di Jalan Gajah Mada dan Jalan Ronggolawe tampak dipadati warga, Rabu (23/7/2014). Mereka melakukan transasksi di toko-toko emas yang ada di kompleks tersebut.
Tampak hanya sebagian kecil masyarakat yang membeli perhiasan emas ketika musim lebaran. Justru kebanyakan mereka lebih banyak menjual perhiasan yang dipunya untuk keperluan hari raya.
“Mau jual kalung saja,†kata Tikno (32), salah satu warga Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Tuban.
Banyaknya masyarakat yang menjual perhiasan tidak hanya untuk kebutuhan lebaran, tetapi juga mulainya ajaran baru siswa sekolah pada bulan Juli ini.
“Habis kena buat biaya anak sekolah, sekarang untuk lebaran,†sambung Wahyuni (29), salah satu ibu rumah tangga sambil tersenyum simpul.
Kondisi tersebut dibenarkan para pemilik toko emas. Mereka mengakui kalau transaksi mulai ramai sejak dua hari terakhir.
“Sudah dua hari terakhir ramai,†ujar Andreas Puji, salah satu pemilik toko emas di Jalan Ronggolawe, Tuban.
Andreas juga membenarkan, kalau banyaknya masyarakat yang mendatangi lokasi usahanya kebanyakan untuk menjual perhiasannya.
“Jadi kalau omset ya sebenarnya sama saja dan belum dapat dihitung, soalnya banyak yang menjual emas,†tegas dia.
“Cuma kalau jumlah transaksi mengalami kenaikan cukup signifikan,†lanjut Andreas.(edp)