H+4 Lebaran, Pasar Tradisional Sepi

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan-  Sejumlah pasar tradisional di Lamongan, Jawa Timur masih terlihat sepi pada H+4 Lebaran Idul Fitri 1435 Hijriah. Dimungkinkan, pedagang maupun masyarakat masih sibuk berlebaran ke sanak famili.

Dari pantauan, di beberapa pasar kecamatan maupun pasar desa suasana terlihat cukup lengang. Banyak kios maupun los pedagang masih terlihat tutup. Seperti di pasar Pucuk, Sukodadi, Sekaran dan beberapa pasar tradisional di desa lainnya. Aktifitas tempat transaksi jual beli itu tidak ramai seperti hari-hari biasanya.  Hampir separuh pedagang yang tutup.

“Pedagangnya masih sepi mas. Masih pada lebaran di rumah,“ kata pedagang beras di pasar Kecamatan Pucuk Tinuk.

Meski banyak pedagang yang libur, bukan berarti dagangan Tinuk laris. Di hari lebaran pembeli yang datang kepasar juga masih sepi.

Menurut Tinuk, sepinya pembeli dipasar karena banyak orang yang sudah membeli barang dalam jumlah besar menjelang lebaran lalu untuk stok selama lebaran.

Sepinya pembeli juga diakui penjual bumbu dapur dipasar Sekaran Tholib. Menurutnya penjualan turun hingga 40 persen.

Baca Juga :   Uji Kekuatan Jembatan Widang Mundur Dua Hari

“Sepi sekali mas, pengunjung pasar turun hingga 40 persen, “ cetusnya.

Dirinya sendiri mengaku baru hari ini dasaran (berjualan) setelah tiga hari berlebaran dengan sanak keluarga dirumah. (tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *