Ditengarai Retribusi Kayangan Api Disunat

SuaraBanyuurip.comD Suko Nugroho

Bojonegoro – Membludaknya pengunjung obyek wisata Kayangan Api di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada libur lebaran Idul Fitri 1435 Hijriah ditengarai menjadi kesempatan petugas retribusi untuk menyunat uang karcis masuk yang semestinya menjadi pendapatan asli daerah (PAD).

Modusnya, penjaga retribusi tak memberikan semua karcis masuk kepada pengunjung yang datang rombongan meskipun mereka membayar penuh. Setiap orang yang masuk ke obyek wisata api abadi itu dikenakan tariff Rp3 ribu per orang.

“Saya datang rombongan orang delapan. Tapi yang dikasih karcis hanya empat orang, padahal saya bayar delapan orang,” kata Rohman yang mengaku warga Sumberejo.

Ia mengaku tak mengetahui alasan petugas hanya memberikan empat karcis masuk. Namun menurut dia, seharusnya karcis diberikan sesuai jumlah tiket yang dibeli.

“Ya biar tidak ada pikiran negtif. Siapa tahu, kalau hanya empat karcis yang diberikan, empat lainnya masuk kantong pribadi mereka,” ujar Rohman, mengungkapkan.

Senada juga disampaikan Nana, warga Baurno. Ia bersama tiga keluarganya mengunjungi obyek wisata Kayangan Api hanya diberi dua karcis masuk.

Baca Juga :   Pengawasan PPKM, Pawas PPKM Kodam V/Brawijaya Kunjungi Bojonegoro

“Cuman dikasih dua tiket, tapi tetap bayar empat orang,” akunya.

Menurut Sarji, salah satu penjaga retribusi Kayangan Api, jumlah pengunjung Kayangan Api pada libur lebaran kali ini rata-rata seribu orang. Semua pengunjung baik perorangan maupun rombongan diberikan tiket sesuai jumlah karcis yang dibeli.

“Karcis yang diberikan disesuaikan dengan jumlah orang yang masuk,” sambung Sarji.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Seksi Obyek Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro, Yahya menyatakan, sesuai sepengetahuannya saat melakukan pengawasan di lapangan semua pengunjung dikasih karcis masuk.

“Mungkin ada yang kelewatan, itu hal yang wajar,” sambung Yahya.(suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *