SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Tim pengadaan lahan yang akan terkena pembebasan untuk proyek unitisasi gas Jambaran – Tiung Biru (J-TB) molor tak sesuai target yang ditentukan. Target pengukuran lahan akan dilakukan dua minggu setelah sosialisasi terakhir selesai dilaksanakan.
“Kenyataannya molor tidak sesuai target. Padahal, sosialisasi terakhir pengadaan tanah yang akan dibebaskan untuk proyek J-TB telah diselesaikan pada 25 Juni 2014 lalu, Mas. Tetapi, hingga saat ini pengukuran juga belum dilaksanakan,” ungkap Kepala Dusun (Kasun) Dolokgede, Kariyono, kepada Suarabanyuurip.com, Senin (04/08/2014).
Kariyono mengungkapkan, sampai saat ini pihaknya juga belum mendapatkan kejelasan apa penyebab dari molornya tahapan pengukuran tanah tersebut.
“Intinya belum ada kejelasan terkait pengukuran lahan, Mas,” jelasnya.
Terpisah, Rohmadin, dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bojonegoro, Jawa Timur ketika ditanya kejelasan terkait pengukuran pengadaan tanah untuk proyek J-TB tersebut mengakui belum dilakukan pengukuran.
“Pengukuran lahan belum, Pak,” kata Rohmadin melalui pesan pendek, Senin (04/08/2014). (sam)