Perkilogram Ditawar Rp9 ribu

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Petani di ring 1 Lapangan Sukowati, Blok Tuban, tengah menikmati hasil panen melon pada musim kemarau kali ini. Meskipun baru coba-coba, namun hasil yang di rasakan petani di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, itu cukup menggembirakan.

Per kilogramnya, buah melon yang ditanami petani ditawar hingga Rp9.000. Di areal persawahan di dekat lapangan migas yang di operatori Joint Operating Body Pertamina – PteroChina (JOBP-PEJ), itu terdapat 32.000 pohon melon yang terhampar di lahan seluas 2 hektar. Saat ini tanaman itu sudah berusia 54-56 hari dan siap untuk di panen.

Pemilik lahan, Ahmad, (46), mengaku, masing-masing batang tanaman buah Melon ini mampu menghasilkan 2-3 buah dengan ukuran besar atau 1 kilogram lebih. Bahkan, hasil panen melon pertama kalinya ini jauh lebih besar daripada tanaman jagung atau palawija lainnya.

“Alhamdulilah, hasilnya sangat memuaskan,” kata dia saat ditemui areal tanaman melon.

Dia mengaku, dengan dibantu beberapa pekerjanya merawat ribuan batang tanaman melon. Dari hasil penjualan itu sebagian disisihkan untuk diputar kembali guna melakukan tanam selanjutnya.

“Masa tanamnya sangat singkat yakni dua bulan. Selain itu perawatannya tidak sulit karena tidak membutuhkan banyak pasokan air,” ujar Ahmad, mengungkapkan.

Dia mengemukakan, dengan mempelajari cara tanam melon yang baik, akan mendapatkan hasil buah yang berkualitas. Hal itu dibuktikan, meskipun usia tanaman melon miliknya masih berusia 54-65 hari, tetapi sudah ada pembeli dari Malang yang berani menawar dengan harga Rp7.500/kilogram. Sedangkan pedagang dari Semarang menawar Rp9.000/kilogram.

“Sementara waktu saya akan memasok buah melon ke luar Bojonegoro dengan harga tinggi sesuai kualitas dan harga pasar,” pungkasnya.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *