SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 69 yang jatuh pada tanggal 17 Agustus 2014 mendatang, di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, diperkirakan tak semeriah tahun – tahun sebelumnya. Banyaknya warga yang ikut bekerja di proyek Lapangan Banyuurip, Blok Cepu ditenggarai menjadi salah satu penyebabnya.
“Dari dusun lain masih belum bisa memberi kepastiannya. Sekarang agak susah karena terbentur dengan pekerjaan di proyek,” kata Ketua Karang Taruna Putra Mandiri Desa gayam, Muhammad Aris, kepada suarabanyuurip.com, Selasa (12/8/2014).
Kendati begitu, Aris mengaku, masih terus mengintensifkan koordinasi dengan para pemuda di Desa gayam agar turut berpartisipasi dalam lomba sepak bola antar desa untuk menyemarakkan perayaan HUT Kemerdekaan RI yang ke-69. Guna mendukung kegiatan yang akan dilakukan, pihaknya juga telah mengajukan proposal bantuan kepada sejumlah perusahaan di sekitar proyek migas dan operator Blok Cepu Mobil cepu Ltd (MCL).
“MCL juga akan kita sodori proposal bantuan,” ujar dia, menerangkan.
Sebelumnya, Kartar Desa Gayam Putra Mandiri telah melakukan sejumlah persiapan, termasuk diantaranya dengan membersihkan Tanah Kas Desa (TKD) Lapangan Sepak Bola Gayam yang saat ini masih dilakukan proses tukar guling. Uniknya, ditengah kegiatan tersebut disertai pemasangan banner bertuliskan sindiran terkatung-katungnya penyelesaian tukar gulimh TKD Gayam. (roz)