SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, meminta operator migas Lapangan Sukowati, Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) untuk segera menyusun dokumen analisis dampak lalu lintas (Andalalin).
Kepala Dinas Perhubungan Bojonegoro, Iskandar, menyampaikan, jika sampai saat ini JOB P-PEJ belum memiliki dokumen Andalalin. Sementara kegiatan eksplorasi dan eksploitasi migas yang mendatangkan alat-alat berat sudah sejak lama.
“Menurut konsultan prosedurnya yang dilakukan agak sulit, ” kata Iskandar.
Namun begitu, Iskandar, meminta hal itu bukan menjadi alasan JOBP-PEJ mengabaikannya.
Terlebih dirinya telah menanyakan kepada operator alasan kesulitan dalam prosedur penyusunan dokumen Andalalin, namun tidak ada jawaban pasti. Bahkan, pembahasan AMDAL, RKL dan RPL satu bulan yang lalu banyak yang tidak sesuai dengan data di Dishub.
“Kami minta segera ada revisi didalamnya, dan Andalalin segera disusun,” tegas Iskandar.
Terpisah, Field Administration Superintendant JOB P-PEJ, Basith Syarwani, belum memberikan jawabannya mengenai hal tersebut.(rien)