SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Target Produksi minyak nasional tahun 2014, tampaknya masih sulit mencapai angka 1 juta barrel per hari (Bph). Sampai semester pertama atau hingga Juli, produksi minyak nasional tercatat hanya sebesar 797.000 Bph atau 98% dari target APBN-P 2014.
Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengakui target produksi sesuai APBN-P 2014 sebesar 818.000 Bph belum tentu tercapai. Hal itu salah satunya dikarenakan puncak produksi Blok Cepu sebanyak 165.000 Bph juga tidak bisa dipenuhi tahun ini.
“Blok Cepu baru bisa beroperasi sepenuhnya pada tahun depan,” kata Deputi Operasi SKK Migas, Muliawan.
Dia menyampaikan, pada semester I tahun 2014, produksi minyak nasional tercatat hanya 797.000 Bph, yang juga turun signifikan jika dibandingkan dengan produksi tahun lalu yang tercatat sebesar 825.000 Bph.
“Rendahnya produksi minyak tahun ini salah satunya disebabkan adanya laju penurunan produksi secara alamiah. Selain itu, cuaca buruk di awal tahun dan berbagai musibah,” tukasnya.(rien)