Berharap Jalan Menuju Jambaran Diaspal

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Warga Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur sangat mengharapkan agar jalan menuju lokasi Sumur Gas Jambaran sepanjang kurang lebih 5 Kilometer (Km) segera dibangun. Pasalnya, kerusakan jalan itu sudah cukup parah.

Pantauan suarabanyuurip.com, jalan yang masih makadam itu sudah mulai berlubang. Kondisi itu terjadi mulai memasuki RPH Gledekan, Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam hingga Desa Bandungrejo. Parahnya lagi di wilayah setempat belum ada penerangan jalan yang bisa membahayakan keselamatan pengguna jalan yang melintas pada malam hari.

Padahal jalan tersebut merupakan jalan utama warga di beberapa desa di Kecamatan Ngasem dan Gayam. Selain itu juga akses utama kendaraan proyek menuju sumur migas yang diunitisasi dengan sumur Tiung Biru (J-TB) oleh Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC).

“Dulu, antara tahun 2007 – 2008 jalan ini pernah dibangun. Tapi hanya dengan pemberian pasir campur koral saja. Setelah itu hingga saat ini belum dibagun lagi,” kata Pardi kepada Suarabanyuurip.com, Sabtu (16/08/2014).

Baca Juga :   Jembatan Sosrodilogo Kini Jadi Tempat Favorit Warga Ngabuburit

Menurut dia, sudah seharusnya jalan itu dibangun. Sebab selain akan mempermudah arus lalu-lintas menuju lokasi Jambaran, juga akan memudahkan warga mengangkut hasil pertaniannya. Karena warga Bandungrejo selama ini banyak memanfaatkan lahan hutan wilayah RPH Gledegan, dan Sawit untuk lahan pertanian.

“Sudah selayaknya jalan ini diaspal. Dengan begitu ekonomi warga bisa meningkat,” tegas Pardi.

“Siapapun yang membangunnya tidak menjadi soal, Pak. Terpenting tujuannya baik demi kesejahteraan rakyat,” lanjut dia.

Saat kemarau seperti ini warga yang melintas jalan tersebut mengeluhkan polisi debu yang dihempas angin maupun roda kendaraan. Butiran debu banyak menempel di daun tanaman pertanian yang berada di kanan-kiri jalan yang dapat menganggu pertumbuhannya.

“Lebih baik pakai masker kalau lewat sini. Karena debunya banyak,” saran Yatemi warga Mojodelik, Kecamatan Gayam. (sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *