SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Bagi masyarakat yang ingin pergi atau sedang melintas di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, harus berhati-hati dan bersabar. Sebab saat ini arus lalu-lintas di sejumlah jalan utama di wilayah setempat sedang terjadi kemacetan akibat adanya pawai budaya atau karnaval, Rabu (19/8/2014).
Polisi lalu lintas terpaksa memberlakukan buka tutup jalan dan mengalihkan lalu lintas kendaraan. Saat ini semua kendaran diarahkan ke arah lingkungan Nglajo, Kelurahan Cepu menuju Jalan Hayamwuruk sampai ke Jalan Pemuda. Pada hari biasa jalan ini tidak boleh dilalui mobil bertonase besar.Â
Dari pantauan, terlihat kepadatan kendaraan terjadi di sejumlah titik jalur utama yakni di Jalan RSU, Jalan Pemuda, dan Jalan Surabaya (Ketapang). Kendaraan berjalan merayap.
Kepala Unit Lalu-lintas Polsek Cepu, AKP Les Pujiono, menuturkan, kegiatan karnaval dimulai di Taman Tuk Buntung, yang melintasi Jalan RSU. Jalan tersebut termasuk jalur utama dan cukup padat, sehingga pengalihan menjadi pilihan.Â
”Kendaraan yang melintas Jalan RSU dialihkan ke Jalan Taman Bahagia, Lingkungan Nglajo, Kelurahan Cepu,” kata Lis kepada suarabanyuurip.com.
Karnaval ini dilaksanakan selama dua hari. Yakni untuk TK, SD, dan SMP dilakukan kemarin (19/8/2014). Â Sedangkan, untuk tingkat SMA dan perguruan tinggi dilakukan hari ini (20/8/2014).
”Kegiatan mulai sekitar pukul 10.00 hingga sore hari,” katanya.
Lis manembahkan, sejumlah titik jalan utama yang menjadi perhatian pengamanan adalah Jalan RSU, Jalan Pemuda, dan Ketapang. Sebab jalan tersebut merupakan jalan utama pengendara pengendara, maupun warga yang ingin menyaksikan karnaval.
”Seluruh petugas kita sebar pada empat titik untuk mengurai kemacetan,” pungkas dia. (ams)