Disnakkan Akan Pelajari Dulu

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Bojonegoro, Jawa-Timur, segera  mempelajari permasalahan program pengembangbiakan ternak kambing di Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakerjo, yang digulirkan operator sumur minyak Tiung Biru (TBR), Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEP) Asset 4 Field Cepu.

“Ya kita akan kelapangan untuk mengetahui permasalahan yang terjadi di sana,” kata Kepala Disnakan Bojonegoro, Subekti kepada suarabanyuurip.com, melalui pesan pendek, Jumat (22/08/2014).

Dia meminta setiap ada program corporate social responsibility (CSR) agar selalu dikoordinasikan dengan Disnakan sehingga jika ada permasalahn bisa segera diselesaikan.

“Ya kita kan Dinas untuk semua masyarakat, bila ada program mestinya dari awal diajak bicara,” ujar Subekti.

Ketika disinggung apakah Disnakan akan memanggil Lembaga Swadaya Masyarakat Pengkajian Kemasyarakatan dan Pembangunan (LPKP), sebagai pendamping program pengembangbiakan ternak kambing, mantan Kepala Dinas pertanian itu, belum dapat memastikan.

“Untuk apa Dinas manggil,” tegasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, kelompok masyarakat (Pokmas) dan masyarakat Kalisumber merasa tidak percaya atas kinerja LSM LPKP. Alasannya selain tidak ada koordinasi juga tidak mampu menggulirkan seperti yang disepakati bersama sebelumnya pada Pebruari 2014 lalu.(sam)

Baca Juga :   LPKP Pasrah Jika Tak Dikehendaki Warga

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *