SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Suyoto mengistruksikan kepada semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk mengantisipasi dampak El Nino yang diprediksi akan melanda pada musim kemarau ini.
“Ada enam hal penting yang diinstruksikan Bupati kepada semua SKPD,†tegas Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Bojonegoro, Hari Kristianto.
Enam instruksi yang dimaksud, pertama adalah mengoptimalkan waduk dan embung guna kebutuhan pengairan di areal pertanian menghadapi musim kemarau, mensosialisasikan kepada para petani untuk melakukan pola tanam dan menanam jenis tanaman yang tepat dalam menghadapi musim kemarau, mengamankan ketersediaan pangan dan menjaga stabilitas harga dalam menghadapi musim kemarau.
Kemudian, pengendalian kebakaran hutan dan lahan dengan melibatkan seluruh elemen terkait yakni TNI, Polri, Lembaga instansi vertikal, organisasi masyarakat (Ormas), tokoh masyarakat, termasuk partisipasi dunia usaha yang bergerak dalam bidang kehutanan dan perkebunan, mengawasi dunia usaha yang berkaitan dengan perkebunan, kehutanan untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.
“Bupati juga menginstruksikan kepada aparat hukum agar memberikan tindakan tegas kepada mereka yang sengaja membakar hutan,”ujar Hari.
Secara khusus Bupati juga menugaskan Badan penanggulangan Bancana Daerah (BPBD) untuk mengaktifkan Posko Siaga di Kantor BPBD sebagai tindakan antisipasi terjadinya kekeringan dan kebakaran.
“Semua camat dihimbau agar melakukan penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat tentang berbagai upaya yang harus dilakukan sebelum dan sesaat terjadinya dampak El Nino,”pungkas Hari.(rien)