SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Peralatan Central Procssing Facility (CPF) Lapangan Banyuurip, Blok Cepu di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, belum sepenuhnya siap dioperasikan.
Konsorsium PT.Tripatra Engineers and Constructors -Samsung, kontraktor (EPC)-1 menyatakan hanya sebagian saja peralatan CPF yang masih bisa digunakan.
“Sebagian sudah bisa digunakan menyalurkan gas ke salah satu sumur,” kata Community Affairs PT.Tripatra, Budi Karyawan saat disiunggung adanya upaya tambahan produksi Lapangan Banyuurip, Blok Cepu.
Dia menjelaskan, peralatan tersebut masih memerlukan tes lebih lanjut. Namun demikian, secara keseluruhan progres pengerjaan proyek di EPC-1 telah mencapai tahap akhir.
“Sekarang sudah mencapai 90 %,” tegas Budi.
Dia menegaskan, pihaknya terus berupaya menyelesaikan pengerjaan semaksimalkan mungkin. Termasuk dengan menargetkan setengah persen pengerjaan dalam setiap dua minggu.
“Kita terus upayakan mengejar target yang diminta,” tuturnya.
Sebelumnya SKK Migas menyatakan akan ada penambahan produksi Lapangan Banyuurip, sebesar 10 ribu barel per hari (bph) pada bulan september. Sedangkan produksi saat ini masih berada dikisaran 29-30 ribu bph.(roz)