SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Operator migas Lapangan Sukowati, Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) berjanji akan segera ke lapangan untuk mengecek kabar belum adanya bantuan kesehatan berupa obat-obatan gratis bagi masyarakat Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Field Administration Superintendant JOB P-PEJ, Basith Syarwani, mengatakan, pihaknya telah bekerjasama dengan Puskesmas dan Ponkedes setempat terkait bantuan di bidang kesehatan. Bahkan, sekarang ini semua bantuan diatur oleh desa dan sudah melalui kerjasama atau memorandum of understanding (MoU) antara pemerintah desa dengan puskesmas atau polindes.
Namun begitu, Basith  mengakui, jika memang bantuan yang dimaksudkan belum turun atau Puskesmas belum menyediakan obat yang dimaksud akibat dana dari pusat belum cair. Akan tetapi bukan berarti tidak ada bantuan di bidang kesehatan bagi masyarakat setempat.
“Saya akan cek untuk memstikan apakah memang bantuannya belum turun,” ujar Basith lepada suarabanyuurip.com.
Sementara itu, Kepala Urusan Humas Perwakilan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Jawa, Bali, Madura dan Nusa Tenggara (Jabamanusa), M. Fatah Yasin, mengatakan, sesuai laporan yang diterima dari JOB P-PEJ untuk tahun 2013-2014 sudah ada anggaran yang diposkan untuk pelayanan kesehatan desa.
“Detailnya bisa ditanyakan manajemen JOB P-PEJ,” sambung Fatah dikonfirmasi terpisah.
Seperti diberitakan, Pemerintah Desa Rahayu mengklaim JOB P-PEJ belum memberikan bantuan di bidang kesehatan. Bahkan, selama satu tahun pemdes harus tombok untuk membiayai Puskesmas atau Polindes untuk kebutuhan kesehatan masyarakat sekitar.(rien)Â