1000 Pekerja Lokal Terancam Kehilangan Pekerjaan

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora –  Jumlah pengangguran di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah diprediksi tinggi menyusul berakhirnya proyek Pengembangan Gas Jawa (PPGJ) central processing plant (CPP) Gundih di desa setempat. Sebab dengan berakhirnya proyek penyaluran gas untuk kebutuhan PLN Tambak Lorok, Semarang, itu diikuti dengan pengurangan tenaga kerja.

Sebelumnya, Pemerintah Desa (Pemdes) Sumber mengklaim, sebanyak 1000 warganya terlibat di proyek CPP Gundih. Namun dengan berakhirnya proyek tersebut seribu warga di ring 1 itu akan kehilangan pekerjaan karena selama ini status mereka sebagian besar adalah pekerja kontrak. 

“Masalah ini harus dipikirkan semua pihak. Baik itu operator, pemerintah kabupaten dan pemerintah desa agar tidak memunculkan gejolak sosial,” kata anggota DPRD Blora, Mulyono, Selasa (2/9/2014).

Politisi dari daerah pemilihan tiga (Dapil 3) yang meliputi Kecamatan Kradenan, Randublatung, dan Jati, mengkau, DPRD Blora telah menyiapkan peraturan daerah (Perda) Konten Lokal yang salah satunya bertujuan untuk melindungi tenaga kerja lokal.

“Melalui Perda ini perusahaan yang melakukan kegiatan di sini wajib hukumnya merekrut pekerja lokal. Dinas Tenaga Kerja harus bisa memfasilitasi mereka ke persuahaan,” saran Mulyono.

Baca Juga :   SKK Migas: Soal Rokan, B to B Jadi Kunci Pemecahan Masalah

Sesuai pengamatannya, lanjut dia, proyek CPP Gundih hampir selesai dan sebentar lagi akan dilakukan serah terima. “Saat ini di Sumber sudah mulai sepi aktifitas, dan sangat berbeda jauh pada saat proyek masih berjalan,” kata Mulyono, mengungkapkan.

Selain itu, Mulyoyono juga menyarankan, agar di Blora segera dibangun kilang gas untuk mendukung sumber gas yang ada agar dapat diolah sehingga bisa menciptakan peluang kerja bagi warga lokal.

“Karena selama ini, pasokan Gas di blora berasal dari luar. Dengan adanya kilang, nantinya tenaga kerja lokal bisa bisa bekerja lagi,” sarannya. (ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *