SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Peristiwa tragis menimpa siswa Taman Kanak-Kanak (TK) A, Bustanul Athfal Al Fajar, Desa Balenrejo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rahmat Satrio Wahono (4). Dia meregang nyawa karena terlindas ban belakang pick up, saat mencoba naik bak belakang kendaraan tersebut.
Saksi mata di lokasi kejadian, Atik (33), menjelaskan, pelajar yang beralamat di Desa Balenrejoitu awalnya bermain bersama tiga temannya saat jam istirahat sekitar pukul 09.30 Wib, di halaman sekolah. Beberapa saat kemudian mobil pick up bernopol S 8754 UD yang bermuatan material datang di komplek sekolahan untuk menurunkan muatan.
“Saat mobilnya hendak mencari posisi untuk menurunkan material, bocah itu (Rio) sedang naik di bak belakang, tapi naasnya dia terjatuh, dan terlindas ban mobil,” ungkap Atik.
Korban terlindas ban belakang pick up yang dikemudikan, Djazuli 32, warga Bulaklo, Kecamatan Balen, Bojonegoro. Akibat kejadian itu, korban meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban juga mengalami luka cukup parah dibagian bahu kiri, dan kepala korban akibat terlindas ban kanan pick up.
Saat terlindas pick up tidak ada satu pun orang yang mengetahui, meski banyak sekali para ibu-ibu yang sedang menunggu anaknya sekolah, termasuk ibunya Rio, Vera (25). Bahkan supirnya pun tidak mengetahui jika ban belakang mobilnya melindas korban.
“Hanya saya yang tahu saat Rio terlindas ban, saya juga sudah berteriak dengan keras tetapi tidak ada yang tahu, baru beberapa menit ibu-ibu mengetahui dan menolong korban,” jelasnya.
Mengetahui korban terlindas ban pick up, sejumlah ibu-ibu dan warga sekitar semburat menuju TKP untuk melakukan evakuasi, dibantu warga polisi yang datang di TKP mengangkat jasad Rio yang masih terlindas ban pick up bagian kanan. Selanjutnya korban di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah, Sumberejo, untuk keperluan otopsi.
“Hasil medis, korban mengalami luka cukup parah di kepala, selain itu bahu kiri korban juga mengalami patah tulang, korban murni meninggal dunia karena kecelakaan,” jelas Kapolsek Balen, AKP Soesilo Teguh Priyono.
Usai di lakukan pemeriksaan di RS, korban selanjutnya dibawa kerumah duka untuk dilakukan pemakaman. Suasana duka menyelimuti kedatangan korban dirumahnya, tampak keluarga dan sejumlah guru TK Al-Fajar sangat berduka melihat jenazah Rio. (rien)