SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Tuban – Sekira 110 siswa Sekolah Dasar Negeri Mentoro 1, Desa Mentoro, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur mendapatkan kesempatan belajar industri Migas bareng operator Blok Cepu, Mobil Cepu Ltd (MCL), Kamis (4/9/2014).
Dalam kesempatan tersebut, MCL menghadirkan Deputy Development Manager, Elviera Putri. Dia mengajarkan langsung tentang industri minyak dan gas (Migas) serta pesan keselamatan kepada para siswa.
“Minyak mentah itu diolah menjadi bensin, minyak tanah, bahan bakar pesawat, aspal, lilin, dan plastik,†kata Elviera dengan atraktifnya menjelaskan kepada anak-anak.
Dia menjelaskan bagaimana proses industri Migas dilakukan mulai dari industri hulu, hilir, dan industri kimia yang berasal dari Migas.
Kepala SDN Mentoro 1, Miyono, mengaku, senang dengan adanya pengajaran seperti ini. “Anak-anak menjadi terinspirasi, mereka menjadi semangat untuk belajar Ilmu Pengetahuan Alam,†ujarnya.
Sementara itu, Field Public and Government Affair Manager MCL, Rexy Mawardijaya, melalui Media Relationnya, Ukay S Subqy, menjelaskan, Program Belajar Industri Migas ini merupakan program lanjutan yang telah dilaksanakan sejak tahun 2013 lalu.
“Ini merupakan wujud komitmen kami untuk memberikan pemahaman tentang operasi kami bagi masyarakat sekitar, khususnya para siswa,†ungkapnya.
Selain itu, lanjut Ukay, dalam program ini diharapkan menambah pengetahuan siswa mengenai industri migas. Disinggung mengenai pesan keselamatan yang disampaikan, dia menjelaskan bahwa tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga keselamatan baik dalam lingkungan pekerjaan maupun dalam kehidupan sehari-hari. (rien)