SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Kebakaran melanda kawasan hutan jati di Desa Maibit, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Hutan jati yang diperkirakan milik PT Perhutani tersebut dilalap api di bagian akar. Jati tersebut diperkirakan berusia kurang dari 5 tahun.
Kebakaran ini terjadi tepatnya di pegunungan yang biasa disebut masyarakat “Gunung Pilang Gambiroloyoâ€. Lokasi pegunungan yang berada di bagian atas dari sendang maibit.
“Itu bukan milik warga,†kata Tarno, seorang warga kepada Suarabanyuurip.com, Jumat (5/9/2014).
Ketika suarabanyuurip.com melihat lebih dekat, tampak api dengan cepat membakar kawasan hutan dan terus meluas. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, bekas api terlihat menghitam dan menjadikan arang ranting-ranting kering. Tentu kondisi ini menjadi ancaman jati-jati yang ada di sana akan mati.
Kebakaran juga diperparah dengan  banyaknya daun dan dahan jati yang sudah mengering. Ditambah lagi angin yang cukup kencang mempercepat gerak api.
Meski sudah terbakar sekitar 1 jam lamanya, tidak ada satu orang pun yang berusaha memadamkan api. Sementara medan menuju lokasi kebakaran cukup sulit, karena posisi hutan yang cukup terjal dan berbatu.
“Jalan ke sana sulit, siapa yang mau memadamkan?†lanjut Tarno.
Kebakaran hutan di lokasi ini sepertinya cukup sering terjadi. Dilihat dengan banyaknya dahan dan kayu yang menjadi arang.
Di sisi lain, kebakaran hutan ini juga akibat kelalaian manusia. Terlihat dari adanya kumpulan ranting yang sudah menjadi arang bekas perapian yang dibuat manusia.(edp)