SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Warga Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa-Timur mengingatkan kepada operator Migas Blok Cepu, Mobil Cepu Ltd (MCL) segera membersihkan rumput di dalam lokasi yang sudah mulai mengering. Hal itu untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran yang bisa membahayakan keselamatan warga sekitar.
Seorang warga Desa Gayam, Nasir, mengatakan, musim kemarau seperti ini sangat berpotensi terjadinya bencana kebakaran. Karena cuaca yang panas membuat rumput maupun ranting tumbuhan lain mengering.
“Saya ingatkan MCL segera membersihkan rumput yang ada dilokasi. Sebab banyak rumput yang sudah mengering. Sehingga, rawan terjadinya kebakaran,” kata Nasir kepada suarabanyuurip.com, Jumat (5/9/2014).
Pria yang juga perangkat Desa Gayam itu, menjelaskan, salah satu lokasi yang rumputnya mengering adalah di lokasi Well Pad C yang masuk di wilayah proyek Egineering, Procurement and Construction (EPC)-1 Banyuurip.
“Di kawatirkan jika ada puntung rokok yang masih berapi dibuang di sekitar lokasi tidak menutup kemungkinan akan bisa menjadi kebakaran. Itu sangat berbahaya sekali,” ujar Nasir, menjelaskan.
“Kami sebagai warga negara, dan proyek Banyuurip ini juga milik negara apa jeleknya jika kami memberikan saran yang baik. Sebelum kejadian terjelek terjadi,” sambung Imam, warga Gayam lainnya. (sam)