Lalu Lintas Terganggu, Gunakan Sistim Buka Tutup

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Penghadangan pengangkutan alat berat pemboran milik Joint Operating Body Pertamina – PetroChina East Java (JOBP-PEJ) yang dilakukan masyarakat Dusun Mlaten, Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, membuat arus lalu lintas terganggu.

Penyebabnya, enam kendaraan besar pengakut alat berat pemboran dibiarkan terparkir di jalan desa setempat. Akibatnya banyak pengendara yang terpaksa balik arah untuk menghindari macet. Warga pun melakukan sistem buka tutup untuk arah timur dan arah barat jalan setempat agar kendaraan tetap bisa berjalan.

Karena truk berukuran besar itu memakan lebih dari separo jalan. Apalagi jalan yang digunakan parkir truk pengangkut alat berat ini merupakan jalan poros kecamatan yang menghubungkan sejumlah desa di Kecamatan Bojonegoro dan Kapas. 

Salah satu warga, Triono (35), mengatakan, tidak ambil pusing meskipun harus berjalan pelan-pelan dan bergantian karena jaraknya hanya 500 meter sepanjang kendaraan berat tersebut berhenti.

“Didepan sana juga sudah sepi Mbak,” ujar warga Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas kepada suarabanyuurip.com saat melintas diantara truk besar yang parkir di pinggir jalan, Sabtu (6/9/2014).

Baca Juga :   SKK Migas - KUFPEC Temukan Cadangan Migas Baru di Natuna

Sementara itu, Koordinator Pemuda Mlaten, Bambang Mujiono, menegaskan, akan tetap menghadang 6 kendaraan alat berat COSL-MT 15 hingga ada konfirmasi dan kesepakatan dari JOB P-PEJ, selaku operator Lapangan Sukowati, Blok Tuban, yang akan mendirikan 2 rig di Pad B.

“Kalau alat beratnya lewat itu mengganggu sekali, apalagi kalau malam, getarannya sangat terasa,” sambung Pamuji, mengungkapkan.

Penghadangan truk ini sudah dilakukan sejak pukul 09.00 Wib pagi tadi meskipun baru dua kendaraan yamg berhenti. Namun hingga kini belum ada respon dari JOB P-PEJ dan aparat kepolisian.

“Pokoknya kita hadang terus sampai mereka mau bicara,” tegasnya.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *