SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Masyarakat Dusun Mlaten, Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menghadang perjalanan moving alat berat milik operator Lapangan Sukowati, Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina – PetroChina East Java (JOB P-PEJ), Sabtu (6/9/2014).
Ada enam kendaraan pengangkut alat berat pemboran yang dihadang warga. Rencananya alat berat itu akan dibawa ke lokasi pemboran Lapangan Sukowati Pad B di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas.
Koordinator pemuda Mlaten, Bambang Mujiono, mengatakan, sebelum melakukan penghadangan, pihaknya sudah berusaha mengkonfirmasi adanya transportasi alat berat yang melewati jalan milik warga.
“Tapi tidak digubris,” tegas dia kepada suarabanyuurip.com.
Bambang menyampaikan, satu tahun yang lalu, setiap ada moving atau transportasi alat berat, operator selalu mengkomunikasikan kepada warga. Bahkan, yang paling disayangkan warga adalah tidak adanya flagman yang direkrut untuk mengatur lalu lintas.
“Dulu paling tidak ada dua flagman untuk membantu mengatur lalu lintas,” ujar dia, mengungkapkan.
Menurut Bambang, penghadangan yang dilakukan warga sudah sesuai prosedur dan sesuai kesepakatan yang dibuat antara masyarakat dengan JOB P-PEJ. Ia berharap, JOB P-PEJ tidak seenak sendiri dengan melanggar kesepakatan.
Sementara itu Field Administration Superintendant JOB P-PEJ, Basith Syarwani, masih berusaha dikonfirmasi.(rien)