SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan- Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur akan dibangun kantor baru untuk menangani bencana kebakaran dan menempatkan petugas memadamkan kebakaran (PMK). Alasannya selain di wilayah setempat kerap terjadi kebakaran, juga untuk mempercepat penanganan.Â
Sesuai catatan suara banyuurip.com, dalam satu tahun terakhir sedikitnya terjadi 5 kali kebakaran di wilayah Babat. Diantaranya di Desa Datinawong menghanguskan dua rumah, di Desa Trepan menghanguskan satu rumah, di Desa Moropelang kebakaran bahkan terjadi dua kali menghanguskan 4 buah rumah dan satu rumah dan gudang rongkosan barang.
Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, Mohamad Zamroni membenarkan membenarkan rencana pembangunan kantor tersebut.Â
“Tahun ini sudah dianggarkan pembangunan kantornya,” kata Zamroni kepada suarabanyuurip.com, Senin (8/9/2014).
Tentang berapa dana yang dianggarkan, Zamroni mengaku tidak tahu pasti berapa nilai nominalnya. “ Yang pasti kantor PMK dan kebersihan di bawah PU Cipta Karya,” tambahnya.
Menurutnya, Kecamatan Babat layak dibangun kantor PMK dan Kebersihan mengingat Kecamatan Babat merupakan kota kedua setelah Lamongan. Selain jumlah penduduknya besar, rumah warga juga cukup padat.
“Dengan dibangunnya PMK diharapkan bisa cepat mengatasi bencana kebakaran yang terjadi. Sehingga tidak sampai terlambat seperti yang sudah-sudah,” ujar Zamroni, menerangkan.
Sementara itu, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Babat, Hari S.Purwo dikonfirmasi dikantornya mengaaku belum mendengar akan dibangunnya Kantor PMK di Kecamatan Babat.
“Belum ada pemberitahuan atau surat resmi dari Pemkab,” katanya. (tok)