SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Sekira 27 desa di sejumlah wilayah di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, yang dilanda kekeringan sudah mengajukan permohonan air bersih ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.Â
Puluhan desa tersebut berada di 4 kecamatan dari 7 kecamatan yang sudah masuk pemetaan wilayah kekeringan.
“Sudah ada sekitar 4 kecamatann yang sudah mengajukan bantuan air bersih di bulan ketiga musim kemarau ini,†kata Bagian Darurat Logistik BPBD Tuban, Edi Prawoto, Selasa (9/9/2014).
Data yang dihimpun suarabanyuurip.com, bahkan sejumlah desa yang berada di sekitar wilayah Asset IV Field Cepu, Kecamatan Senori, juga sudah meminta bantuan air bersih. Diantaranya adalah Desa Sidoarjo, Desa Sendang, Desa Medalem, Desa Kaligede, Desa Leran, Desa Katerban, Desa Wanglu Kulon, Desa Jatisari, Desa Wanglu Etan, dan juga Desa Rayung.
Selain itu ada 3 kecamatan lain yang sudah meminta bantuan air bersih. Meliputi Kecamatan Semanding yaitu Desa Jarum, Desa Prunggahan dan Desa Sambongrejo. Di Kecamatan Grabagan yaitu Desa Banyubang, Desa Grabagan, Desa Rejeng, Desa Gesikan, dan Desa Ngandong.
Terakhir adalah desa di Kecamatan Parengan meliputi Desa Ngawun, Desa Suciharjo, Desa Sugihwaras, Desa Selogabus, Desa Cengkong, Desa Sendangrejo, Desa Pacing, dan Desa Dagangan.
Pemberian bantuan air bersih dilakukan setiap hari menggunakan truk tangki berkapasitas 5 ribu liter. Sebelumnya air tersebut ditempatkan di tandon air yang sudah dibangun pemerintah di lokasi rawan kekeringan sebelum dimanfaatkan masyarakat.
“BPBD juga masih menunggu dua kecamatan lain yang sudah meminta bantuan air bersih. Saat ini masih kordinasi untuk mengetahui desa mana saja yang memang perlu di dropping air,†tandas pria flamboyan ini menegaskan.(edp)