SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Pemerintah Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menegaskan, operator Lapangan Sukowati Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) belum memberikan realisasi program Corporate Sosial Responbility (CSR) kepada masyarakat.
“Hanya rencana yang diberikan kepada kami selama ini,†ungkap Kepala Desa Campurejo, Edi Sampurno, kepada suarabanyuurip.com
Ia mengatakan, didalam dokumnen adendum Amdal RKL RPL yang dibuat JOB P-PEJ tidak ada yang sesuai lapangan. Misalnya program sosial penunjang operasi (PKPO) yang tertulis di halaman 2-34. Bahkan tertera di dalamnya jika program sosial yang telah berjalan terdiri dari 7 program di desa Campurejo yang masuk ring 1 Pad A.
“Yang ditulis itu tidak ada yang sesuai dan belum berjalan sampai sekarang ini,†tandasnya.
Sementara itu, di dalam dokumen adendum Amdal RKL dan RPL tertulis, PKPO yang sudah berjalan di masyarakat diantaranya sosial ekonomi pendanaan untuk usaha kecil, bantuan renovasi fasilitas ekonomi, pengembangan usaha, bantuan pendidikan, bantuan kesehatan berupa renofasi fasilitas dan peralatan kesehatan.
Kemudian, pengobatan mawssal, bantuan khusus kesehatan, dan kampanye kesehatan, pemberdayaan masyarakat berupa koperasi usaha bersama, pelatihan tenaga kerja, dan peningkatan kapasitas sumberdaya manusia, bantuan sarana lingkungan, keagamaan, dan infrastruktur berupa jalan, bangunan, gedung dan lain sebagainya.
“Dari semua item itu hampir sebagian besar tidak ada yang berjalan, apalagi untuk pengembangan usaha, bisa di kroscek sendiri pengusaha pengusaha kecil disini apa sudah berkembang semua,â€imbuhnya.
Sementara itu, Field Administration Superintendant JOB P-PEJ Basith Syarwani belum memberikan konfirmasinya mengenai hal tersebut.(rien)