SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Sebanyak 50 peserta dari 56 perusahaan besar di kabupaten Bojonegoro, Lamongan, Tuban serta Madura, mengikuti pelatihan safety riding yang diselenggarakan olehBPJS Ketenagakerjaan Cabang Bojonegoro, dan Dilantas Polda Jatim, di Hotel Dewarna Jalan Veteran, Kamis (11/9/2014).
Kepala Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan wilayah Jawa Timur, Andrey J Tuamelli, mengatakan, kegiatan pelatihan ini merupakan manfaat tambahan BPJS Ketenagakerjaan bagi perusahaan yang tertib administrasi baik yang sudah mendaftarkan semua tenaga kerjanya, maupun yang membayar rutin tanpa ada keterlambatan.
“Kegiatan ini juga sebagai upaya untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas dan mendukung program pemerintah,â€ujarnya saat memberikan sambutan.
Ia berharap, dengan diberikan pelatihan safety riding kepada para peserta nantinya dapat menjadi pelopor berlalu lintas dan ditularkan kepada peserta lainnya.Â
Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan, Bojonegoro, Widyo D Rahmulyo, menyampaikan, pelatihan safety riding ini juga diikuti oleh 16 peserta BPJS Ketenagakerjaan cabang Madura.
“Kecelakaan kerka kebanyakan terjadi di jalan raya karena human eror atau pelanggaran lalu lintas, baik saat berangkat atau pulang kerja dan pada saat dinas ke luar kota,†tandasnya.
Widyo menyampaikan, angka kecelakaan di Jawa Timur mencapai rata-rata 13 orang tiap harinya dan terjadi pada para pekerja. Sehingga, dengan pelatihan ini peserta bisa memahami satandart, prosedur, dan reulasi berlalu lintas.
Terpisah, Kasi Dikmas Ditlantas Polda Jatim, Budi Idayati, mengatakan, sangat mendukung program dari BPJS Ketenagakerjaan yang memberikan pelatihan safety riding bagi para pekerja.
“Kami berharap semua peserta jadi pelopor berlalu lintas,â€pungkasnya.(rien)