SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Masyarakat Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menggelar sedekah bumi di balai desa, dan di punden desa setempat, Â Jumat (12/9/2014).
Desa yang masuk ring 1 proyek minyak dan gas bumi (Migas) lapangan Sukowati yang dioperatori oleh Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) ini setiap tahunnya melaksanakan sedekah bumi. Hal itu sebagai bentuk budaya Jawa yang patut dilestarikan.
Sekretaris Desa Ngampel, Hantoyono, mengungkapkan, sedekah bumi ini merupakan salah satu bentuk ritual tradisional masyarakat yang sudah berlangsung secara turun temurun. Warga Ngampel biasanya menyembelih dan memasak kambing secara bersamaan dalam ritual itu.
“Lokasi yang digunakan untuk kegiatan itu merupakan tempat yang pernah digunakan singgah, dan bermalam oleh Sunan Ampel,†ujarnya kepada Suarabanyuurip.com. “Dulu sebelum Mbah Ampel pergi ke Demak Bintoro untuk mendirikan masjid di sana, beliau mampir dulu ke sini istirahat, dan makan,” lanjutnya.
Dia mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan oleh masyarakat kalangan bapak-bapak, sementara untuk ibu-ibu memasak, dan menyiapkan berkat atau nasi kuning dengan lauknya yang di letakkan dalam besek atau keranjang makanan beserta jajan pasar.
“Kami melakukan doa bersama meminta kepada Allah SWT agar kami semua diberi kesehatan, keselamatan, dan tentu saja kesejahteraan bersama,†imbuhnya. (rien)