SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro - Produksi Gas dari Unitisasi Lapangan Jambaran – Tiung Biru (J-TB) di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur belum bisa dipastikan karena saat ini Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) masih melakukan negoisasi harga dengan calon pembeli gas.
“Secara pastinya kami belum bisa menjelaskan. Sebab masih dalam proses perundingan harga,” kata Direktur Utama PEPC, Amril Thaib Mandahiling saat menghadiri penanaman pohon di Embung Blibis, Desa Purwasari, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, beberapa waktu lalu.
Saat ini, lanjut Amril, Pertamina masih intens melakukan perundingan dengan calon pembeli salah satunya PT Pupuk Kujang yang akan membangun pabrik di Bojonegoro, untuk mencapai kesepakatan harga.
Hanya saja, ketika disinggung berapa harga gas yang ditawarkan PEPC kepada calon pembeli, Amril enggan membeberkannya. “Mudah-mudahan segera ada kesepakatan harga, sehingga dengan begitu Insya Allah 2015 mendatang sudah bisa diproduksi,” ujar dia.
Terpisah, Komandan Kodim 0813, Letkol Arhanut Sjahrir Ridjadi, mengaku, akan selalu membantu memberikan dukungan kepada PEPC dalam menjalankan aktifitas maupun program yang akan diluncurkan di desa sekitar wilayah kerjanya.
“Jika kami diperlukan dan dibutuhkan untuk membantu keamanan kami juga siap. Sebab secara sepenuhnya tentang keamanan ditangani pihak Polri,” sambung Sjahrir. (sam)