SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Bencana kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mendapat perhatian Mobil Cepu Ltd. (MCL). Operator migas Blok Cepu itu telah mengantisipasinya dengan memberikan bantuan 180 tanki air bersih tahap pertama untuk 15 desa yang mengalami kekeringan di wilayah Bojonegoro.Â
Field Public & Government Affairs, Rexy Mawardijaya, mengatakan, bantuan air bersih tersebut diserahterimakan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemab) Bojonegoro melalui Bupati Bojonegoro, Suyoto di Pendapa Malowopati, Jumat 27 Juni 2014 lalu.
“Keseluruhan bantuan air bersih yang akan dan telah diberikan MCL untuk Bojonegoro dan Blora sebanyak 720 tangki air bersih,” kata Rexy.
Dia mengatakan, bantuan air bersih ini disalurkan secara bertahap berdasarkan hasil rekomendasi dan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) Kabupaten Bojonegoro.
“Sedangkan di Kabupaten Blora direkomendasikan dan dikoordinasikan dengan Dinas Satuan Polisi Pamong Praja,” ujar dia, menerangkan.
Ditambahkan, distribusi air bersih ini diharapkan bisa membantu masyarakat akan tersedianya air bersih di musim kemarau dan mengendalikan penyebaran penyakit akibat pemakaian air yang tidak higienis.
“Sejak tahun 2009 MCL memberikan bantuan lebih dari 300 tangki air bersih setiap tahunnya,” imbuhnya. (sam)
Data jadwal distribusian bantuan air bersih MCL:
Kecamatan. Ngraho : Desa Sugihwaras, Jumok, Luwihaji.
Kecamatan Tambakrejo: Desa Gamongan.
Kecamatan Purwosari: Desa Kaliombo.
Kecamatan Ngasem : Desa Kolong, Trenggulunan, Butoh, Ngasem, Tengger.
Kecamatan Dander : Desa Sumberagung, Sumbertlaseh,.
Kecamatan Kedungadem : Desa Kedungadem.
Kecamatan Kedewan: Desa Hargomulyo, Wonocolo.
Kecamatan Kasiman : Desa Kasiman, Tambakmerak, Ngaglik.
Kecamatan Trucuk : Desa Pagerwesi.
Kecamatan Malo : Kedungrejo.