SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Pemeirntah Desa (Pemdes) Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengaku terbebani bila harus melakukan sosialisasi pembakaran atau walk over kepada masyarakat di sekitar Pad B, Lapangan Sukowati, Blok Tuban yang di operatori oleh Joint Operating Body pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ).
“Jangan bebani kamilah untuk mensosialisasikan kepada warga,†kata Kepala Desa Campurejo, Edi Susanto, kepada suarabanyuurip.com, Rabu (17/9/2014).
Dia menyampaikan, pada rapat Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) di kantor Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, beberapa waktu lalu, tanggung jawab sosialisasi adanya pembakaran adalah Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Bojonegoro dengan menggunakan kendaraan keliling.
“Jadi yang memberitahukan warga itu Dinas Kominfo,†tegas Edi.
Dia menyampaikan, meskipun surat yang diterima dari JOB P-PEJ untuk pemberitahuan kepada masyarakat sudah diterima, namun hanya disampaikan kepada masing-masing kepala dusun.
“Kalau ke masyarakat tidak,†tukasnya.
Sementara itu, di konfirmasi terpisah, Kepala Dinas Kominfo, Kusnandaka Tjatur, mengakui belum mengetahui hal tersebut. Begitupun tentang undangan pembahasan Amdal dari JOBP-PEJ.
“Kapan rapat Amdalnya? Kominfo belum pernah diundang Amdal,†ujar Kusnandaka. (rien)