SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Pemerintah Desa Ngampel, Kecamatan kapas, Kabupaten Bojonegoro, telah menyerahkan secara simbolis bantuan tali asih kepada masyarakat yang masuk wilayah ring 1 Lapangan Migas Sukowati, Blok  Tuban, Selasa (16/9/2014) malam.
Kepala Desa Ngampel, Pujianto, mengatakan, bantuan tali asih berupa beras tersebut merupakan bantuan yang belum diberikan kepada masyarakat sejak bulan Juni sampai Agustus 2014 oleh operator Lapangan Sukowati, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ).
“Akhirnya cair juga, dan langsung diserahkan kepada masyarakat yang berhak menerima,†ujar Pujianto kepada suarabanyuurip.com.
Dia mengungkapkan, total bantuan yang diberikan masyarakat tersebut sejumlah Rp 150 juta berupa beras sebesar 18.750 Kg kepada 459 Kepala Keluarga. Pembagian dilakukan secara bertahap dan hanya yang berdampak pengeboran yang mendapatkan.
“Yang jaraknya jauh ya tidak mendapatkan,†tegas Pujianto.
Ia mengungkapkan, masih menunggu realisasi tali asih yang dijanjikan oleh operator  khusus program senilai Rp 25 juta untuk 6 bulan sekali bagi masyarakat setempat. Nantinya masing-masing RT memiliki program pembangunan menggunakan dana tersebut.
“karena sekarang peraturannya agak ketat, ya kita tunggu saja hasil prosesnya bagaimana,†tandas Pujianto.
Terpisah, Karsono (40), warga setempat berharap, JOB P-PEJ menuruti permintaan warga sesuai perjanjian yang disepakati sebelum adanya pengeboran. Hal itu sebagai bentuk kesadaran operator sebagai tanggung jawab sosial.
“Jangan kami suruh teriak dulu baru dikasih,†harap dia. (rien)