SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Operator Minyak dan Gas Bumi (Migas) Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ), akan kembali menggelar simulasi bencana alam.
Hal ini diungkapkan Kepala Badan Penanggulangann Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, Joko Ludiyono, kepada Suarabanyuurip.com, Senin (22/9/2014).
“Ya, akan ada simulasi penanggulangan bencana dengan JOB PPEJ,†jelas Joko Ludiyono.
Joko menjelaskan, simulasi bencana yang dimaksud merupakan antisipasi apabila ada kegagalan dalam pengelolaan industri Migas di Blok Tuban. Simulasi bencana ini untuk antisipasi, dan juga bagaimana penanggulangan bencana akibat kegagalan industri oleh JOB PPEJ.
Informasi yang diterima Suarabanyuurip.com, simulasi penanggulangan bencana ini akan dilaksanakan pada tanggal 25 September tahun 2014 mendatang. Dilaksanakan di Lapangan Losari, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban.
Sementara itu pada hari ini, baik itu JOB PPEJ, BPBD, ataupun beberapa pihak yang nantinya terlibat masih melakukan gladi kotor. Kegiatan ini dilkaukan di Soko.
Diketahui, pada tahun 2013 BPBD dan JOB PPEJ juga melakukan simulasi penanganan bencana. Simulasi ini dianggap sebagai salah satu antisipasi apabila ada kebocoran gas, atau bahkan mungkin kebakaran dalam pengelolaan hasil minyak mentah di Blok Tuban.
Sampai berita ini ditulis, baik itu JOB PPEJ ataupun BPBD belum memberikan apa saja rangkaian kegiatan, dan siapa saja yang akan dilibatkan dalam simulasi kali ini. (edp)