Penjual Musiman Marak di Pinggir Jalan

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan- Puluhan lapak penjual semangka dan garbis memenuhi sepanjang Jalan Raya Pucuk-Sekaran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Meski belum panen raya, sebagian besar para petani semangka dan garbis di wilayah Kecamatan Sekaran sudah mulai memanen tanamannya. Sebagian petani memilih menjual hasil panenannya dengan membuka lapak di sepanjang jalan raya yang letaknya tidak jauh dari sawah mereka.

“Panen dari sawah langsung dijual di lapak mas,” kata salah satu pemilik lapak, Handono kepada suarabanyuurip, Selasa (23/9/2014).

Cara ini dipilih petani karena lebih menguntungkan dari pada dijual langsung kepara tengkulak yang banyak berdatangan langsung ke sawah saat musim panen. Para pembeli biasanya adalah para pengendara baik mobil maupun motor yang melintas di jalan raya yang menghubungkan Kecamatan Pucuk-Brondong itu.

Karena belum musim panen raya saat ini harga garbis dan semangka masih relatif mahal. Perkilogramnya garbis dan semangka seharga Rp3500 hingga Rp4 ribu.

“Rata-rata dalam sehari masih bisa mengantongi untung bersih Rp200 ribu-Rp300 ribu mas,” ujar pedagang lainnya, Sukemi.

Baca Juga :   Pertamina EP Cepu Field Perbaiki Jalur Pipa Minyak Mentah

Dikonfirmasi terpisah kepala UPT Pertanian dan Perkebunan Kecamatan Sekaran, Hari mengatakan, saat ini memasuki musim panen garbis dan semangka. Wilayah Kecamatan Sekaran sendiri dimusim kemarau merupakan sentra garbis dan semangka di Kabupaten Lamongan.

“Sekitar 500 hektar lahan pertanian ditanami garbis dan semangka,” sambung Hari. (tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *