SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro, Jawa Timur  menggelar peresmian dimulainya pengerjaan pembuatan lubang biofori di halaman markas Kodim setempat, Rabu (24/09/2014).
Dari pantauan di lokasi perhelatan menyebutkan, hadir dalam acara tersebut jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpinda), jajaran anggota Polri, anggota TNI dari 28 Koramil, Dinas Badan Lingkungan Hidup (BLH), Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC), perguruan silat, dan aktivis mahasiswa yang ada di Bojonegoro.
Komandan Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Arh Sjahrir Ridjadi, mengatakan, kegiatan pembuatan lubang biofori ini merupakan instruksi langsung Panglima TNI untuk dilakukan oleh Kodim.
“Total jatah pembuatan lubang biofori untuk Kodim 0813 Bojonegoro sebanyak 14.500 lubang biofori,” kata Sjahrir Ridjadi kepada suarabanyuurip.com disela-sela acara.
Dia jelaskan, untuk memenuhi jatah 14.500 lubang biofori tersebut dibagikan kepada 28 kecamatan yang tersebar di Bojonegoro. Dengan masing-masing kecamatan mendapatkkan jatah pembuatan lubang biofori sebanyak 500 lubang.
“Kedepan akan kami tingkatkan lagi. Tiap-tiap Kecamatan tidak hanya cuma 500 lubang biofori tapi akan lebih banyak lagi,” jelasnya.
“Alhamdulillah semua jajaran anggota dari TNI hingga Koramil telah siap menjalankan tugas ini, dan semuanya juga telah berjalan lancar tanpa ada kendala, Mas,” imbuh Pasi Ter Kodim 0813, Kapten Inf Teguh Irianto.
Sedangkan, Ichwal Sugiono, dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bojonegoro menyatakan, lubang biofori maupun resapan air ini sangat bagus manfaatnya. Selain untuk mengantisipasi banjir disaat musim hujan, kekeringan disaat musim kemarau, juga dapat menyuburkan tanah yang ada di sekitarnya. (sam)