Warga Blok Cepu Sulit Dapatkan Bensin Eceran

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Sejak dua hari ini warga sekitar ladang migas Banyuurip, Blok Cepu, di wilayah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa-Timur mulai kesulitan memperoleh bahan bakar minyak (BBM) jenis premium di pedagang eceran. Hal itu adanya larangan pembelian BBM bersubsidi menggunakan jerigen di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) oleh Pertamina. 

“Mulai Selasa kemarin BBM mulai sulit didapat Jadi saya juga tidak kulakan lagi,” kata Tarsam, salah satu pedagang bensin eceren Desa Gayam kepada suarabanyuurip.com, Rabu (24/09/2014).

Warga desa ring satu sumur minyak Banyuurip itu, menjelaskan, beberapa SPBU yang dia datangi menolak pembelian BBM dengan menggunakan jerigen.  “Baru tadi malem saya kulakan, tapi cuman dapat satu Jrigen. Sekarang tingal tiga botol, sebentar lagi juga habis dibeli warga,” ujar Tarsam. 

Meski pembelian BBM di SPBU sulit, Tarsam tetap menjual bensin eceren per botolnya seharga Rp7000. “Harga tidak saya naikan. Hanya isinya saya kurangi. Maklumlah, Pak buat gantinya antre,” ujar Tarsam.

Kondisi ini menjadikan warga pemilik kendaraan sepeda motor resah. Pasalnya, sebagian besar warga membeli bensin secara eceren. “Kalau begini terus ya susah, mau ke mana-mana takut kehabisan bensin,” sambung Narto warga lain.

Baca Juga :   Jalan Lapter Ngloram Diminta Diperlebar

Berbeda dengan Tarsam, sejumlah pedagang bensin eceran di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, telah menaikkan harga. Biasanya bensin per liter (botol) seharga Rp7000, sekarang dijual seharga Rp8000 per liter.

“Gantinya Ngantre, soalnya sekarang sulit belim bensin di pom,” kata Tanah, salah satu pedagang bensin eceren.

Dari pantuan, sejak adanya instruksi dari Pertamina tentang pembelian BBM subsidi dengan jerigen harus menyertakan rekomendasi dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag), sejumlah pedagang eceran lebih memilih tak menjual bensin eceran. Akibatnya banyak masyarakat yang kesulitan memperoleh bahan bakar kendaraannya.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *