Penjual Bensin Eceran Gulung Tikar

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Pertamina telah melarang pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis preium dengan jerigen bagi pedagang eceran. Namun larang itu tak membuat pedagang eceran di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, kehabisan akal.

Mereka tetap masih bisa menjual bensin eceran dengan cara melakukan pembelian di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) menggunakan mobil kemudian diselang kembali kedalam botol. Namun jumlah bensin yang dijual secara eceran lebih terbatas, tak seperti saat pembelian BBM dengan jerigen diperbolehkan.

“Saya membeli bensin dengan menggunakan mobil yang tangkinya berkapasitas 30 liter, kemudian kita selang lagi,” kata Farida, (53), penjual bensin eceran di Jalan Brigjen Suyoto Kecamatan Bojonegoro, Sabtu (27/9/2014).

Meski begitu, akibat diberlakukannya Peraturan Presiden (Perpres) No.15 Tahun 2012 tentang larangan pembelian BBM subsidi dengan jerigen, tak sedikit pedagang bensin eceren gulung tikar. Mereka tak lagi menjual bensin eceran.

Dampaknya, banyak pengendara motor khususnya yang tinggal jauh SPBU maupun yang sedang menempuh perjalan rela menuntun kedandaraan berpanas-panasan karena kehabisan bensin dijalan. Selain itu pendapatan pedagang kecil yang nyambi jualan bensin eceran juga menurun.  

Baca Juga :   Dihantam Kereta Agro Bromo Kepala Mr X Hancur

“Biasanya, laba yang saya terima satu hari biasa mencapai Rp 15.000 sampai Rp 20.000,” sambung Marni (40), warga Jalan Sawunggaling, Kecamatan Bojonegoro.

Ia mengaku pasrah karena tidak tahu lagi harus bagaimana untuk mendapatkan premium untuk dijual kembali karena tak memiliki mobil atau motor untuk membeli premium dan kemudian diselang lagi.

Janda dua anak ini mengaku, selain memiliki kios rokok, hidupnya bergantung dari penghasilan berjualan bensin eceran. Namun sejak sepekan botol-botol bensin miliknya kosong melompong.

“Kalau dibilang melanggar kok aneh ya, wong banyak orang yang menggantungkan bensin eceran di jalan,” keluh Marni.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *