Jembatan Timbang Cepu Ditutup Sementara

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora – Jembatan timbang di Jalan Cepu-Blora tepatnya di Desa Sambongrejo,  Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, memberlakukan sistim buka  tutup sementara hingga batas waktu yang belum ditentukan. Cara itu dilakukan paska diprotes sopir truk pengakut pasir karena tidak terima dengan aturan yang mengharuskan pengurangan muatan yang dinilai merugikan.

Salah seorang sopir, yang enggan menyebutkan namanya, mengungkapkan, dirinya akan merugi jika harus mengurangi muatan. “Kami minta tetap seperti biasa,” tegasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Unit Pelayanan Perhubungan Wilayah Semarang, Imam Santoso, Penanggung jawan Jembatan Timbang,  mengatakan, sistim buka tutup sementara yang diberlakukan ini setelah pihaknya melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban.  

“Sampai ada Kebijakan dari atasan. Kalau  lalu lintas macet, jembatan timbang kami tutup, supaya arus lalulintas bisa lancar,” tegas Imam Santoso kepada suarabanyuurip, Senin (1/10/2014).

Aksi spontanitas para sopir truk itu terjadi bermula saat beberapa truk bermuatan pasir melakukan penimbangan di jembatan. Setelah ditimbang ternyata muatan mereka melebihi ambang batas normal, sehingga diminta kembali untuk mengurangi muatan.

Baca Juga :   Indonesia Prioritas dapat Tambahan Kuota Jemaah Haji

Namun salah satu sopir membandel dan tidak mau meninggalkan jembatan timbang. Aksi itu memantik reaksi sopir lainnya untuk melakukan protes . (ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *