SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, masih simpang siur. Namun kabar kunjungan itu sudah santer didengar warga sekitar lapangan minyak Banyuurip, Blok Cepu.Â
Warga terdampak proyek yang dikelola perusahaan raksasa migas Amerika Serikat, ExxonMobil, itu berharap diberi kesempatan untuk bertatap muka dan berdialog langsung dengan SBY.
“Ya senang jika pak SBY ke Banyuurip. Syukur-syukur mau berdialog langsung dengan warga,” kata Suparmin, warga Desa Ngraho, Kecamatan Gayam.
Menurutnya, jika diberikan kesempatan berdialog, banyak masukan yang akan disampaikan kepada SBY tentang kondisi dan permasalahan warga.
“Seperti permasalahan setelah proyek ini selesai, dan banyak warga yang tidak bekerja. Padahal sawah mereka sudah dijual untuk kepentingan proyek,” ujar Sarmin, mengungkapkan.
Sesuai informasi yang diperoleh suarabanyuurip.com, kunjungan kerja (kuner) RI 1 dan Rombongan ke Jatim, itu akan dilakukan mulai Senin hingga Selasa, 6-7 Oktober 2014. Rencananya, SBY akan tiba di Lapangan Udara (Lanud) Iswahyudi, Madiun, pada Senin,6 Oktober pukul 07.00 Wib. Â
Kemudian, dilanjutkan menuju lokasi proyek Banyuurip di Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, melalui jalan darat dan tiba dilokasi pukul.13.00 Wib. Setelah itu, langsung melanjutkan perjalan ke Surabaya dan menginap di Hotel Shangrila.
Pada Selasa, (7/10/2014) pagi, SBY akan bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) dalam rangka Peringatan hari ulang tahun (HUT) TNI ke 69 di Mako Armatim Surabaya, sebelum menuju Bandara Internasional Juanda untuk kembali ke Jakarta.(sam)
Sebelumnya, Field Public and Government Manager MCL, Rexy Mawardijaya, mengaku masih melakukan koordinasi dengan SKK Migas terkait kunjungan SBY ke Blok Cepu. (sam)