SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Kecelakaan kerja dikabarkan kembali terjadi di proyek minyak Blok Cepu di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tepatnya di wilayah proyek Engineering, Procurement and Construction (EPC)-1 Banyuurip, Kamis (2/10/2014) kemarin.Â
Informasi yang diperoleh menyebut, insiden itu terjadi di lokasi penting Area 1400 sekira pukul 09.00 WIB. Korbannya bernama Slamet, warga asal Gresik. Korban yang bekerja di bawah naungan PT Swadaya Graha, subkontraktor EPC 1 Banyuurip itu menderita luka patah tulang paha bagian kiri akibat tertimpa pipa sebesar 14 inci, setebal 5 centi meter, dengan panjang lebih dari 5 meter. Pada saat itu juga korban langsung dibawa ambulan keluar dari lokasi proyek menuju rumah sakit.
Kabar itu pun cepat menyebar. Di warung-warung sekitar lokasi proyek Banyuurip, para pekerja ramai membicaran insiden tersebut. Mereka bercerita jika insiden itu berawal ketika korban membantu forklip yang sedang mengangkat pipa. Kemudian tiba-tiba pipa tergelincir menimpa korban hingga tulang paha dan jarinya patah.
“Informasinya korban adalah tenaga kerja bagian Supervisor PT Swadaya Graha, subkontraktor PT Tripatra pelaksana proyek EPC-1. Sedangkan korban, kabarnya warga Gresik, Mas,” kata Jodi, warga Bonorejo, Kecamatan Gayam kepada suarabanyuurip.com, Kamis (2/10/2014).
“Tadi ramai dibahas diwarung-warung sekitar proyek katanya tulang pahanya patah dan jari tangan juga. Tapi, benar dan tidaknya kita juga tidak tau persis. Sebab, kejadiannya didalam lokasi proyek.
Sementara itu, suarabanyuurip.com masih berupaya mendapat konfirmasi dari kontraktor EPC-1 Banyuurip maupun PT Swadaya Graha untuk memastikan kabar tersebut.(sam)