SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Operator Migas Banyuurip, Blok Cepu, Mobil Cepu Ltd (MCL) mengaku sudah mendengar insiden yang menimpa tenaga kerja (naker) PT Swadaya Graha subkontraktor PT Tripatra – Samsung, kontraktor Engineering Procurement and Construction (EPC)-1 Banyuurip, yang terjadi pada Kamis (2/10/2014) lalu.
“Kami sudah mendengar tentang hal tersebut. Kontraktor kami sudah melakukan tindakan yang diperlukan kepada pekerja bersangkutan, dan masih melakukan investigasi,” kata Field Public and Government Manager MCL, Rexy Mawardijaya kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (4/10/2014).
Dikonfirmasi terpisah, Community Affairs PT Tripatra Engineers & Constructors, Budi Karyawan, menyatakan, jika korban tidak terjadi patah tulang, melainkan hanya luka luar saja.
“Setahu saya tidak patah tulang, hanya luka luar dan bisa ditangani oleh klinik proyek,” imbuh Budi.
Seperti diberitakan sebelumnya, salah satu naker Swdaya Graha, Slamet, asal Kabupaten Gresik, Jawa Timur, dikabarkan mengalami kecelakaan kerja. Korban tertimpa pipa dan sebelumnya dikabarkan patah tulang dibagian paha.(sam)