SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan – Dalam medio tiga hari terakhir langit di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur digelayuti mendung tebal. Meski begitu hujan yang dinantikan warga tak kunjung datang.
Turunnya hujan memang sudah sangat diharapkan warga Lamongan. Kemarau berkepanjangan menyebabkan cuaca terasa panas menyengat. Sungai dan waduk sudah lama mengering yang menjadikan lahan pertanian kerontang tak bisa ditanami.
Tidak heran jika munculnya mendung tebal yang sejak Minggu (5/10/2014) hingga Selasa (7/10/2014) menggantung di langit diharapkan hujan akan segera turun menyaput musik kemarau. Awan hitam yang menggantung kembali hilang tersapu angin.
“Setiap hari mendung terus, Mas, tapi tidak pernah turun hujan,“ kata warga Hartadi, Desa Tlanak, Kecamatan Kedungpring, Lamongan, Selasa (7/10/2014).
Warga lainnya, Basuki, menambahkan setiap siang hingga sore hari panas matahari terasa lebih menyengat disertai angin kencang. “Sayangnya mendung tidak sampai menurunkan hujan,†ujarnya.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Lamongan, Suprapto, mengatakan, di bulan ini hujan akan sulit turun karena masih musim kemarau. Diperkirakan hujan baru turun awal bulan November mendatang.
“Berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG Juanda I Sidoharjo Surabaya, mulai ada hujan diperkirakan pada awal bulan November 2014,“ paparnya. (tok)